Activities

DESMA Center Berbagi Strategi Pengembangan Wellness Tourism Indonesia dengan Kementerian Pariwisata

DESMA Center Berbagi Strategi Pengembangan Wellness Tourism Indonesia dengan Kementerian Pariwisata

Penulis: Dani Fauzi, Programme Officer

 

Industri pariwisata global terus berkembang dengan tren yang semakin berorientasi pada kesehatan dan wellbeing. Pariwisata kebugaran (wellness tourism) menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di dunia, termasuk di Indonesia. Dengan sumber daya yang besar ini, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan wellness tourism sebagai bagian dari program strategis utama "Pariwisata Naik Kelas" pada tahun 2025.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor ini, DESMA Center bersama Kemenparekraf mengadakan diskusi pada 11 Maret 2025 di Kementerian Pariwisata, Jakarta; untuk membahas arah pengembangan wellness tourism Indonesia 2025. Forum diskusi ini menjadi wadah bagi lintas direktorat pada Kedeputian Industri dan Investasi, Kemenpar untuk memetakan berbagai kebutuhan spesifik industri dan investasi, tantangan aktual, serta peluang strategis dalam mengembangkan wellness tourism yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Indonesia memiliki keunggulan alam dan budaya yang menjadikannya destinasi ideal bagi pariwisata kebugaran. Dari kekayaan rempah-rempah dan pengobatan tradisional hingga ekowisata dan spiritual healing, sumber daya ini dapat dikembangkan untuk menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara yang mencari pengalaman wisata berbasis kesehatan dan kebugaran.

 

 

Untuk memastikan bahwa wellness tourism dapat berkembang secara optimal di Indonesia, diperlukan sinergi antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, industri pariwisata, pelaku UMKM, serta komunitas lokal. Dalam diskusi membahas beberapa strategi dan tindak lanjut yang akan dilakukan bersama antara DESMA Center dan Kemenpar untuk pengembangan wellness tourism di Indonesia pada tahun 2025.

Dengan pendekatan yang holistik dan berbasis inovasi, wellness tourism dapat menjadi pilar penting dalam transformasi industri pariwisata Indonesia. Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan dan kebugaran, inisiatif ini tidak hanya akan mendukung pertumbuhan ekonomi tetapi juga meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi wellness unggulan di tingkat ASEAN dan global.

Share this Post:

Get in Touch with Us

DESMA Center bekerja mewujudkan pariwisata berkelanjutan melalui konsultansi dan implementasi intervensi pada semua level destinasi pariwisata dengan pendekatan keberlanjutan. Kami memberikan layanan perencanaan, pengelolaan, pengembangan, dan pemasaran destinasi pariwisata dengan pendekatan strategis pariwisata berkelanjutan. Sejak didirikan pada 2010, DESMA Center terus mendorong serta melibatkan pemerintah, sektor swasta, masyarakat, asosiasi dan pemangku kepentingan lain dalam memfasilitasi pengembangan destinasi pariwisata dengan memperhatikan aspek ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan sebagai prinsip dasar, kami konsisten dan professional dalam memberikan layanan terbaik. Kunci kesuksesan kami adalah komitmen memberikan kualitas oleh setiap anggota team. DESMA adalah singkatan DEStination MAnagement, karena kami percaya bahwa ekosistem kepariwisataan yang berkelanjutan, inklusif, terpadu dan berkualitas dimulai dari perencanaan, pengembangan dan pengelolaan destinasi pariwisata yang strategis, efektif dan aplikatif sesuai prinsip-prinsip keberlanjutan.

Office:
Jakarta Office
Jl. Ahmad Yani Patra 2 No.53
Jakarta Pusat 10510

Medan Office
JL. Sei Selapian No.7C Lantai 2
Medan, Sumatera Utara

Sumba Project Office
Jl. Paris, Kelurahan Langga Lero
Kec. Kota Tambolaka
Kab. Sumba Barat Daya - 87255
Nusa Tenggara Timur
Phone: +62 21 21474372
Email:info@desmacenter.com

Our Social Media:

Leave Message