Kategorisasi Daya Tarik Pariwisata Kebugaran (Wellness Tourism) Indonesia untuk Promosi
Partner: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan (wellness tourism) di Asia Tenggara dan Global, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaksanakan Penyusunan kategorisasi daya tarik pariwisata kebugaran (wellness tourism). Kegiatan ini merupakan rangkaian tindak lanjut dokumen RAN (Rencana Aksi Nasional) Wellness Tourism 2022-2026.
Bertujuan untuk melakukan kategorisasi untuk promosi sekaligus identifikasi daya tarik pariwisata kebugaran (wellness tourism) Indonesia yang siap untuk dipromosikan. Hal ini dilakukan dengan makin berkembang dan beragamnya produk dan jasa pariwisata kebugaran (wellness tourism) di Indonesia serta trend pariwisata Kesehatan (health tourism) yang semakin meningkat.
Penyusunan kategorisasi ini diharapkan menjadi panduan para stakeholder untuk mengidentifikasi daya tarik prioritas,melakukan klasifikasi serta menentukan strategi promosi dan pemasaran dalam upaya mewujudkan pembangunan pariwisata berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan.
DESMA Center sebagai mitra kerja Direktorat Wisata Minat Khusus, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengelaborasi dan melakukan penyusunan dokumen panduan instrumen kategorisasi daya tarik pariwisata kebugaran (wellness tourism) untuk acuan promosi sebagai tindak lanjut.

 indonesia untuk promosi-WhatsApp Image 2024-01-26 at 16.46.21.jpeg)

.png)


